Polisi Sebut Penyebar HOAX Kerusuhan MK Bertujuan Ajak Mahasiswa Demo Turunkan Jokowi

by -265 views

Berita Terkini – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, SSA, pria yang menyebarkan berita bohong mengenai kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK), bertujuam mengajak mahasiswa di Jakarta untuk berunjuk rasa.

Padahal ia telah mengetahui bahwa video yang ia unggah di media sosial adalah video simulasi pengangan demo oleh kepolisian

“Dengan adannya simulasi itu, oleh tersangka dibuat seolah-olah nyata agar yang lain (benar-benar) ikut turun unjuk rasa,” ujar Argo, Senin (17/9/2018).

Diberitakan sebelumnya Polri mengamankan 4 tersangka penyebar video HOAX tentang kerusuhan unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta. Keempat tersangka itu menyebarkan video HOAX melalui media sosial Facebook.

“Jadi tujuannya ingin menyampaikan berita dan berbagi indo intuk mengajak agar berita menjadi viral dan tersebar melalui online bahwa mahasiswa Jakarta sudah turun ke jalan untuk melaksanakan demo dengan tuntutan menurunkan preside,” ucap Argo.

Diberitakan sebelumnya juga, SSA yang merupakan salah seorang anggota FPI ditangkap jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

BACA JUGA : Polisi Ungkap Penyebar Video HOAX di MK Ternyata Anggota FPI

Argo mengatakan, pada 15 September 2018 pelapor medapat informasi tentang unggahan akun Facebook atas nama Syuhada Al Aqse yang telah memosting video aksi demo di depan MK dengan diberi keterangan sebagai berikut :

“JAKARTA SUDAH BERGERAK, MAHASISWA SUDAH BERSUARA KERAS DAN PESERTA AKSI MENGUSUNG TAGAR #TurunkanJokowi MOHON DIVIRALKAN KARENA MEDIA TV DIKUASAI PERTAHANA.”

Argo menjelaskan , video tersebut sebenarnya adalah video simulasi yang dilajkukan pihak kepolisian untuk menangani unjuk rasa yang dilakukan di depan gedung MK.

SSA akan dikenai Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI Nomor 01 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

agen domino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *