Kisah Heroik Gunawan Agung di Bandara saat Gempa Palu

by -638 views

Berita Terkini – Sore itu, Jumat (28/9), seorang petugas navigasi Anthonius Gunawan Agung bersiap mengawal penerbangan maskapai Batik Air 6231 yang akan lepas landas dari Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, menuju Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar.

Beberapa saat setelah Agung memberi izin terbang kepada pesawat tersebut, terjadi gempa bumi yang sangat kuat. Namun, ia memilih untuk menunaikan tugasnya mengawal pesawat hingga lepas landas.

“Personel AirNav lainnya yang tidak sedang melayani kemudian turun saat gempa terjadi. Beliau belum dapat turun karena pesawat belum take off. Beliau menunggu pesawat batik hingga airborne (lepas landas),” kata Manager Humas AirNav Indonesia, Yohanes Sirait, kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (29/8).

Baca juga : BNPB: Jumlah Korban Tewas di Palu Lebih dari 400 Jiwa

Agung menjalankan tugasnya hingga ban pesawat tak lagi menyentuh daratan Palu. Pesawat itu pun selamat dari gempa dan tsunami yang menerjang Palu.

Gempa semakin kuat, Agung yang sudah menyelesaikan tugas langsung mencari jalan keluar.

Agung pun memutuskan untuk lompat dari lantai 4 Tower Bandara Mutiara. Agung mengalami patah kaki karena lompat dari ketinggian.

Rekan Agung yang sudah turun lebih dulu lalu menolongnya. Agung dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun kondisi Agung membutuhkan penanganan di rumah sakit yang lebih besar.

Baca juga : BNPB Sebut Tsunami di Palu Ada yang Capai Ketinggian 6 Meter

AirNav memutuskan untuk membawa Agung dengan helikopter. Namun, kondisi membuat penerbangan baru bisa dilakukan Sabtu (29/9).

“Beliau kemudian dibawa ke bandara untuk diterbangkan dengan helikopter menuju Balikpapan. Namun sebelum helikopter tiba, almarhum Agung mengembuskan nafas terakhirnya,” tutur Yohanes.

Rekan Agung yang sudah turun lebih dulu lalu menolongnya. Agung dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun kondisi Agung membutuhkan penanganan di rumah sakit yang lebih besar.

AirNav memutuskan untuk membawa Agung dengan helikopter. Namun, kondisi membuat penerbangan baru bisa dilakukan Sabtu (29/9).

“Beliau kemudian dibawa ke bandara untuk diterbangkan dengan helikopter menuju Balikpapan. Namun sebelum helikopter tiba, almarhum Agung mengembuskan nafas terakhirnya,” tutur Yohanes.

agen domino

2 thoughts on “Kisah Heroik Gunawan Agung di Bandara saat Gempa Palu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *