Fakta-fakta Ambulans Milik Gerindra di Aksi 22 Mei

by -27 views
Fakta-fakta Ambulans Milik Gerindra di Aksi 22 Mei
Fakta-fakta Ambulans Milik Gerindra di Aksi 22 Mei

Berita Unik 24 – Mobil Ambulans berlogo Partai Gerindra yang berisi batu menjadi polemik dalam aksi 22 Mei. Ambulans tersebut ditemukan di tengah aksi yang berlogo Gerindra Kota Tasikmalaya.

Dilansir oleh Kompas.com, berikut ini fakta dari Ambulans Partai Gerindra tersebut.

1. Menunggak Pajak

Melalui situs resmi Samsat Jakarta, Ambulans ini diketahui menunggak pajak kendaraan bermotor.

Pajak tersebut menunggak sejak tahun 2015 silam di bulan Februari.

Selain itu, kelengkapan mobil yakni STNK juga telah habis masa berlaku di Februari 2018.

2. Orang yang Berada dalam Ambulans

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono melalui keterangan persnya mengatakan ada tiga orang yang diamankan bersama dengan Ambulans tersebut, Kamis (23/5/2019).

Tiga orang tersebut yakni Y sebagai sopir, Sekreatis DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya berinisal I, serta Wakil Sekretaris Partai Gerindra berinisial O.

Mereka berangkat dari Tasikmalaya yang dikirim ke Jakarta.

Lalu, saat tiba di Jakarta, ada dua penumpang Ambulans yakni HS dan SGC yang merupakan simpatisan Gerindra dari Riau.

3. Diperintahkan Ketua DPC Partai Gerindra Tasikmalaya

Argo mengatakan, Ketua DPC Partai Gerindra Tasikmalaya disebut adalah orang yang memerintahkan Ambulans tersebut untuk dibawa ke Jakarta.

“Ada instruksi (Ketua DPC Gerindra Tasikmalaya) berangkat ke Jakarta,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (24/5/2019).

4. Diberikan Uang Operasional

Argo menegaskan ketiga orang yakni Y, I, dan O berangkat ke Jakarta dengan dibekali uang Rp 1,2 juta.

Uang tersebut diberikan oleh Ketua DPC Gerindra Kota Tasikamalaya.

“Jadi, dalam perjalanan (mereka) dibekali uang Rp 1,2 juta untuk operasional,” ujar Argo.

5. Tak Ditemukan Perlatan Medis

Walaupun merupakan kendaraan ambulans, namun tak ditemukan peralatan medis di dalamnya melainkan batu.

Namun, pihak kepolisian mengatakan mulanya Ambulans tersebut dikirimkan untuk memberikan bantuan pada massa aksi 22 Mei.

“Di mobil tersebut tidak ada perlengkapan medis atau obat-obatan perlengkapan minimal P3K,” kata Argo.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan karena sopir Ambulans dan penumpang tak mengakui asal batu-batu yang berada di Ambulans tersebut.

Sumber : TribunWOW

Berita unik | Berita terkini | Berita terpercaya | Berita Online | Berita terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *