Penyebar Konten Propaganda Moslem Cyber Army Diringkus Polisi

by -44 views
Penyebar Konten Propaganda Moslem Cyber Army Diringkus Polisi
Penyebar Konten Propaganda Moslem Cyber Army Diringkus Polisi

Berita Unik 24 – Bareskrim Polri meringkus seorang pria berinisial AY (32), warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi menyebut AY yang juga merupakan simpatisan ormas Front Pembela Islam (FPI) ini kerap membuat konten propaganda bernuansa SARA di media sosial.

“AY merupakan kreator maupun modifikator dengan menggunakan aplikasi, alat-alat tertentu untuk membuat gambar serta video dari akun medsos Instagram-nya dan akun channel YouTube MCA,” kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Chairul, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Ricky menuturkan AY adalah aktor di balik konten-konten negatif yang sarat akan SARA, ujaran kebencian, hoax yang selama ini bertebaran di media sosial dan bersifat menyerang golongan tertentu serta pemerintah. Kemampuan AY dalam mengolah konten di komputer menjadi modalnya dalam membuat video, foto, dan meme.

Setelah membuat konten propaganda, AY menyebarkan ke media sosiai. AY merupakan pemilik akun Instagram wb.official.id, officialwhitebaret dan akun YouTube Muslim Cyber Army atau yang dikenal dengan singkatan MCA.

“Lulusan SMK di Kabupaten Bogor, jurusan jaringan komputer, yang mana yang bersangkutan aktor propaganda di media sosial. Tersangka juga simpatisan salah satu laskar, ormas,” ucap Ricky.

“Propaganda yang dilakukan di dunia maya dengan logo ‘wb’ antara lain menyiarkan ujaran kebencian, berita bohong, SARA. Kontennya berupa kalimat, gambar, video yang diedit sendiri oleh yang bersangkutan untuk menghina penguasa, KPU, MK, Presiden, menteri-menteri kabinet, Polri, Menko Polhukam,” tutur Ricky.

Polisi menjerat AY dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 27 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHP.

“Ancaman maksimal 10 tahun penjara. Tersangka telah mengukuhkan dirinya sebagai laskar, baik di dunia nyata untuk suatu ormas, dan di dunia maya,” tutup dia.

Sumber : detik.com

Berita unik | Berita terkini | Berita terpercaya | Berita Online | Berita terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *