Tanggapan Para HRD Mengenai Viral Gaji 8 Juta Lulusan UI

by -268 views
Tanggapan Para HRD Mengenai Viral Gaji 8 Juta Lulusan UI
Tanggapan Para HRD Mengenai Viral Gaji 8 Juta Lulusan UI

Berita Unik 24 – Baru-baru ini, jagad Twitter diramaikan oleh sebuah postingan viral dari seseorang yang mengaku lulusan baru (fresh graduate) Universitas Indonesia (UI).

Dalam postingan tersebut, fresh graduate itu melontarkan kekecewaan karena dia dapat tawaran gaji Rp 8 juta, padahal dia berasal dari lulusan kampus ternama yang seharusnya tak kalah dengan lulusan kampus luar negeri.

Akun Twitter @askmenfess membagikan ulang ke jejaring sosial. Dalam postingan itu, netizen yang nama akunnya masih belum diketahui tersebut menulis kalimat seperti ini:

“Jadi tadi gue diundang interview kerja perusahaan lokal dan nawarin gaji kisaran 8 juta doang. Hello meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI, Pak. Universitas Indonesia. Jangan disamain sama fresh graduate dengan kampus lain dong ah. Level UI mah udah perusahan luar negeri. Kalau lokal mah oke aja, asal harga cocok,” demikian postingan Insta Story yang viral itu.

Postingan tersebut langsung mendapat tanggapan nyinyir di media sosial Twitter. Bahkan, tagar ‘Lulusan UI’ juga bertengger di trending Twitter belakangan ini.

Terkait hal tersebut, beberapa praktisi sumber daya manusia atau Human Resource Development (HRD) dari sejumlah perusahaan menyampaikan komentarnya. Hal ini dibagikan dalam Instastory milik akun Instagram @overheardahensi.

Menurut salah satu praktisi HRD, sebenarnya sah-sah saja seorang fresh graduate menentukan value terhadap dirinya di dunia kerja. Namun perlu diperhatikan ada beberapa penilaian objektif, yang juga kerap dinilai oleh pihak HRD, sehingga diharapkan calon pelamar kerja tak bersikap narsistik.

“Penilaian objektif tuh gimana? 1. Seberapa bagus karya/portfolio si fresh graduate (tugas kuliah/magang). 2. Apakah ybs punya pengalaman magang?. 3. Skill yang dikuasai (technical0 contoh fresh graduate anak DKV, bisa design? Motion? or bahkan video dan animasi?” tulis salah satu HR yang tidak disebutkan namanya tersebut memberikan komentar.

Lebih lanjut ia juga menulis, mengenai seberapa cerdas si pelamar fresh graduate ini. Dalam konteks tersebut, bagaimana dia bisa mengekplorasi dunia pekerjaan yang dia kuasai dan tentu saja added value seperti bahasa, penampilan menarik hingga supel.

Berbeda dengan HRD tersebut, yang lain justru menganggap bahwa kemampuan interpersonal dan kecocokan terhadap budaya yang berlaku di sebuah perusahaan juga penting dimiliki oleh seorang fresh graduate.

“Sekalinya dihadapin ke kandidat yang seperti ini, sorry to say, i’d rather ti hire someone from other university and has good attitude than hire somebody as snobby like you,” tulis dia.

Menurutnya masih banyak kandidat yang lebih baik yang bahkan datang dari kampus yang biasa-biasa saja.

“Percaya deh, datang dari kampus ternama nggak menjamin kamu akan sukses dan dapat gaji gede,” tambah dia lagi.

Kalau kamu, bagaimana menanggapi kasus ini?

Sumber : Suara.com

Berita unik | Berita terkini | Berita terpercaya | Berita Online | Berita terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *