Update Corona 23 Oktober: 381.910 Positif, 305.100 Sembuh

by -9 views
Update Corona 23 Oktober: 381.910 Positif, 305.100 Sembuh
Update Corona 23 Oktober: 381.910 Positif, 305.100 Sembuh

Berita Unik 24 – Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 4.369 pada hari ini, Jumat (23/10). Dengan demikian, total telah ada 381.910 kasus positif virus corona di Indonesia sejak diumumkan pertama kali pada awal Maret lalu.

Berdasarkan data pemerintah pusat, dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 305.100 di antaranya telah sembuh. Bertambah 4.094 dari hari sebelumnya.

Seperti halnya pasien sembuh, pasien virus corona yang meninggal dunia juga bertambah, yakni 118 orang pada hari ini. Saat ini total telah ada 13.077 orang yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona di Indonesia.

Jumlah pasien suspek per 23 Oktober ada sebanyak 161.763 orang. Spesimen yang dites pada 23 Oktober sebanyak 42.287.

Pemerintah sendiri masih terus mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di mana pun berada. Misalnya dengan memakai masker, menjauhi keramaian, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan.

Dalam waktu dekat juga akan ada libur panjang di akhir Oktober. Berkenaan dengan hal itu, sejumlah pejabat di pemerintahan mengimbau agar masyarakat tidak berwisata ke luar kota terlebih dahulu.

Mulai dari Mendagri Tito Karnavian hingga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan itu. Imbauan disampaikan demi meminimalisir penularan virus corona, sehingga kasus positif virus corona baru bisa ditekan dengan optimal.

Mengenai penanganan pandemi virus corona, pemerintah mengaku bakal mendatangkan tiga jenis vaksin dari China. Semuanya sudah diuji klinis dan melibatkan masyarakat Indonesia. Tiga vaksin itu antara lain Sinovac, CanSino, Sinopharm.

Akan tetapi, vaksin belum bisa diberikan kepada semua kelompok usia. Hanya mereka yang berusia 18-59 tahun yang akan diberikan.

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa vaksin tidak diberikan pada kelompok usia 0-17 dan di atas 60 tahun terlebih dahulu. Alasannya, kelompok usia tersebut tidak dilibatkan saat uji klinis vaksin dilakukan. Kemenkes mengutamakan keamanan.

“Dalam memberikan apapun, keamanan nomor satu,” kata Menkes Terawan Agus Putranto saat mengikuti rangkaian webinar HUT Golkar yang disiarkan via internet, Selasa (20/10).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *